Sunday, 26 April 2009

Konsekuensi seorang Intel


Saat itu dosen saya lagi menerangkan tentang pekerjaan seorang Intelijen. Pekerjaan intel bersifat rahasia, gunanya adalah untuk mencegah kejahatan. Karena kerahasiaannya itu, tidak ada satupun dari kita yang tahu tentang kehadiran seorang intel di lingkungan sekitar kita. Bicara tentang pekerjaan sebagai intel, dosen saya kemudian menjelaskan bagaimana pekerjaan sebagai intel bisa membuat kita kaya. Karena, kita bisa bekerja di dua institusi yang berbeda tanpa diketahui institusi tempat kita bekerja tersebut. Istilahnya: muka dua. Tapi selama itu tidak saling menjatuhkan sepertinya sah-sah saja.. heheehe.

Lalu teman-teman di kelas saya mulai menghayal menjadi intelijen suatu hari dan bekerja minimal di BIN, dengan gaji luar biasa besar. Hampir semua tertarik untuk menjadi intel. Sampai pada suatu saat, dosen saya menunjukkan slide presentasi tentang konsekuensi menjadi intel. Slide itu berisi:

- Berhasil, tidak dipuji
- Gagal, dicaci maki
- Hilang, tidak dicari
- Mati, tidak diakui

Sontak semua orang di kelas terdiam sejenak lalu tertawa. Nasib ya nasib seorang intel... Mau jadi intel? Mikir lagi deh...

1 comment:

  1. nice post
    tp bagi orang yg tidak butuh kredit or pujian..pekerjaan tersebut merupakan p\surga baginya

    punya cp orang intel?
    klo ga keberatan bisa di share?

    ReplyDelete